Beberapa Cara Mudah Dan Akurat Menghitung Usia Kehamilan

Tahap perkembangan janin akan dapat diketahui pada saat ibu mengetahui usia kehamilan. Hal ini juga akan berguna supaya ibu bisa mengetahui kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan janin selama proses perkembangannya. Ada beberapa cara menghitung usia kehamilan yang bisa ibu gunakan, dan pastinya cara cara ini merupakan cara yang mudah dan akurat. Berikut beberapa cara mudah dan akurat menghitung usia kehamilan diantaranya yaitu :

  1. Dengan Cara Leopold

Menghitung usia kehamilan menggunakan cara Leopold ini terbagi menjadi 4 macam. Pertama adalah Leopold I yang bisa digunakan untuk menentukan usia kehamilan dan juga bagian yang ada didalam fundus. Lalu Leopold II yang bisa digunakan untuk menentukan letak dari punggung anak dan bagian bagian kecil yang ada pada diri anak. Leopold III yang bisa digunakan untuk menentukan bagian yang ada pada bawah anak apakah sudah bisa terpegang atau belum. Dan terakhir adalah Leopold IV yang bisa digunakan untuk menentukan bagian apa yang berada pada bagian bawah ke dalam rongga panggul.

  1. Menghitung Berdasarkan Usia Kehamilan Berdasarkan Riwayat Menstruasi (HPHT)

Usia kehamilan juga bisa dihitung dengan menggunakan metode perhitungan tradisional. Tetapi jika akan menggunakan cara ini, ibu harus mengetahui dengan pasti kapan pertama kali mendapatkan haid yang terakhir (HPHT). Biasanya akan diperkirakan terjadi ketika hari ke 14 dari siklus menstruasi. Yang menjadi kekurangan dari cara ini adalah hanya bisa digunakan oleh wanita dengan siklus menstruasi normal yaitu sekitar 28 hari. Sehingga wanita dengan siklus menstruasi yang tidak normal misalnya kurang dari 28 hari atau lebih dari 28 hari, maka tidak bisa menggunakan cara ini.

  1. Menghitung Berdasarkan Gerakan Janin

Gerakan yang dihitung untuk bisa mengetahui usia kehamilan adalah gerakan janin yang pertama yang dirasakan ibu hamil. Bagi ibu yang baru hamil untuk pertama kalinya maka biasanya akan merasakan gerakan janin pada saat kehamilan sudah memasuki usia 19 hingga 21 minggu. Sedangkan bagi ibu yang pernah hamil maka akan merasakan gerakan janin pada saat usia kehamilan memasuki 17 hingga 19 minggu.

  1. Kalkulator Kehamilan

Menghitung usia kehamilan juga bisa dengan menggunakan kalkulator untuk menghitung usia kehamilan. Ibu bisa mendapatkan kalkulator ini di internet dan cukup dengan mempelajari bagaimana cara untuk menggunakannya. Sudah banyak situs situs yang membahas dan menerangkan cara menghitung usia kehamilan dengan menggunakan kalkulator ini.

  1. Kalender Hamil Putar

Pada saat ibu memeriksakan kandungan untuk mengetahui usia kehamilan, maka biasanya dokter atau bidan akan memeriksa ibu dengan menggunakan kalender hamil putar. Alat ini biasanya akan digunakan untuk menghitung usai kehamilan dan juga Hari Perkiraan Lahir (HPL). Sekarang ibu bisa menggunakan cara ini untuk mengetahui usia kehamilan tanpa harus pergi ke dokter ataupun bidan. Karena kalender hamil putar ini bisa ibu dapatkan diinternet. Sudah banyaknya website yang menyediakan alat yang seperti ini. Penggunaan alat ini sama saja dengan penggunaan kalkulator atau penghitungan manual, yang kesemuanya itu menjadikan HPHT (hari pertama haid terakhir) sebagai patokannya.

Itulah beberapa cara mudah dan akurat menghitung usia kehamilan. Selain itu masih ada cara yang lainnya seperti menggunakan metode kalender, menggunakan sistem fundus uteri dengan jari, GS atau Gestational Sac, USG, GRL (Grown Rump Length), dan BPD (Biparietal Diameter).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *