Cara Efektif Mencegah HIV/AIDS

Tujuan dari penyebaran AIDS di Indonesia adalah untuk berakhir pada tahun 2030. Oleh karena itu upaya dilakukan untuk mencegah penularan HIV / AIDS ke negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia. Sayangnya, kasus HIV / AIDS belum jatuh di Indonesia. Data dari 2005 hingga Desember 2015 ada 191.073 orang dengan HIV / AIDS di Indonesia.

Menurut ketua program Yayasan AIDS Indonesia, Dr. Sarsanto W Sarwono, SpOG, data itu sebenarnya seperti fenomena gunung es. Jumlah ODHA tidak berdokumen diperkirakan lebih dari itu. Untuk mengurangi jumlah kasus HIV / AIDS di Indonesia, ada formula ABCDE yang telah disosialisasikan sebagai cara untuk mencegah HIV / AIDS.

– A. (abstain) tidak berhubungan seks di luar nikah. Sarsanto mengatakan bahwa pendidikan HIV / AIDS dan kesehatan reproduksi telah diselesaikan dari siswa sekolah menengah.
– B. (setia) adalah kesetiaan timbal balik kepada pasangan. Sarsanto menjelaskan bahwa banyak pria yang menyukai “makanan ringan” dan tidak menggunakan kondom, sehingga mereka dapat membawa virus ketika mereka kembali ke rumah. HIV kemudian dapat ditularkan ke wanita di rumah selama hubungan seksual. Untuk alasan ini, tetap setia pada pasangan Anda atau tidak berpindah pasangan dengan seks juga merupakan kunci pencegahan HIV.
– C. (kondom), yang merupakan penggunaan kondom selama hubungan seksual. Penggunaan kondom dianggap sangat efektif dalam mencegah penularan HIV. Sarsanto mengungkapkan bahwa Thailand berhasil mengurangi jumlah HIV karena sedang berkampanye untuk mendistribusikan kondom gratis. “Kondom adalah satu-satunya yang efektif dalam mencegah transfer seks,” kata Sarsanto. Namun di Indonesia, kampanye penggunaan kondom dapat menjadi kontroversial, seperti yang dialami oleh mantan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi.
– D. (jangan gunakan obat) atau jangan gunakan obat. Kasus penularan HIV juga terjadi secara bergantian di antara banyak pengguna narkoba suntikan. – Akhirnya E (peralatan), yang berarti penggunaan peralatan steril. “Jika kamu ingin akupunktur atau tato, jangan gunakan jarum orang lain, gunakan jarummu sendiri,”

– Informasi awal tentang bahaya seks bebas dan juga mengajarkan masyarakat untuk menjauh dari pergaulan bebas yang kita ketahui bersama membentuk dasar untuk virus HIV / ADS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *