Sinopsis Film Dua Garis Biru (2019)

Ini adalah drama remaja Indonesia tentang Bima dan Dara, kekasih yang masih di sekolah menengah. Namun pada usia mereka yang masih 17 tahun gegabah terlibat dalam urusan di luar nikah, Dara menjadi hamil. Mereka harus menghadapi kehidupan yang tidak terpikirkan sebelum mereka menjadi orang tua. Para pemerannya adalah aktris muda cantik Angga Yunanda dan aktris cantik Adhisty Zara JKT48. Mereka berdua kembali tampil di film Indonesia “Mariposa”, yang disiarkan pada tahun 2020. Angga bertindak sebagai aktor Bima dan Zara memainkan karakter Dara. Selain dua film Indonesia, mereka juga memainkan Lulu Tobing, Dwi Sasono, Cut Mini, Arswendi Nasution dan Rachel Amanda sebagai pemain mereka, untuk bisa menikmati film ini bisa ke filmcinema21.net.

Film ini pertama kali ditayangkan di bioskop pada 11 Juli 2019. Negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam juga disiarkan pada 3 Oktober dan di Singapura pada 10 Oktober 2019. Penayangan perdana pada Hari Valentine, 14 Februari 2020 di Movievaganza Trans 7, Jumat siang. 19.00 WIB. Bima (Angga Aldi Yunanda) dan Dara (Adhisty Zara) adalah sepasang kekasih yang masih duduk di bangku SMA. Pada usia 17 tahun mereka memasuki pernikahan ilegal, jadi Dara mengandung anak dari Bima. Keduanya kemudian dihadapkan dengan kehidupan yang tidak terpikirkan oleh anak-anak seusia mereka, kehidupan sebagai suami dan istri dan orang tua.

Kisah dimulai pada hari-hari sekolah mereka. Keduanya telah bersama semua orang, termasuk teman sekelas, yang juga tahu. Mereka berkencan di luar perbatasan. Bima dan Dara bahkan tidur bersama, meskipun mereka masih bersekolah dan di bawah umur. Hari berjalan seperti biasa. Bima selalu menyadari Dara-nya. Akhirnya karakter mulai muncul sementara keduanya makan dengan teman-teman di luar. Dara merasa mual dan tidak tampak sehat. Kemudian mereka berdua mengujinya dengan test kit dan hasilnya Dara h * 4m1 * l. Perubahan perilaku Bima, ibunya Bima Yuni (Cut Mini Theo) dan ayahnya (Arswendi Nasutio) mulai mempertanyakan penyebabnya. Yuni selalu tidak setuju dengan keluar dari Bima. Awalnya mereka hanya mengira Bima mogok dan hanya rusak.

Bima ingin memperkenalkan Dara ke aborsi. Mereka berdua bingung dan memutuskan jalan keluar. Bima punya proposal karena dulu ada tetangga seperti ini. Dia memutuskan untuk memperluas perutnya dan pergi seperti biasa. Di sekolah, Dara tidak sengaja terkena bola dari tangga temannya dan perutnya terasa sakit. Semuanya akhirnya terungkap. Kedua orang tua dipanggil ke sekolah. Rika dan David Farhadi, orangtua berdarah marah dengan Bima. Namun Bima berusaha meyakinkan mereka bahwa ia akan bertanggung jawab. Dara di “D.O” / tidak di sekolah, sedangkan Bima tidak.

Dara kemudian diundang ke rumah Bima bersama orang tuanya. Setelah Dara pergi, adik perempuan Dara mengatakan bahwa anak yang dikandung akan diberikan kepada Om Adi dan Bibi Lia, dan Dara tidak akan menerima ini. Tidak lama setelah lamaran berlangsung, dan akhirnya, mereka berdua menikah. Ceritanya belum berakhir, mereka sekarang hidup bersama dan Bima melanjutkan pendidikannya dan mulai bekerja sebagai pelayan di restoran papah Dara. Hari terus berjalan sampai perutnya membesar. Sejumlah konflik dan pelanggaran muncul, mulai dari Bima hingga masalah universitas, hingga Dara yang merasa sedih di rumah sendirian. Namun Bima meminta maaf kepadanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *